Kedatangan Thorgan Hazard dan Julian Brandt, Dortmund Berpeluang Coret 3 Pemain Ini

Borussia Dortmund mengambil langkah cepat pada bursa transfer pemain musim panas 2019 kali ini. Karena klub berjuluk Die Borussian itu kini telah resmi mendapatkan dua pemain baru, yakni Thorgan Hazard dari Bayer Monchengladbach dan Julian Brandt dari Bayer Leverkusen. Kepastian itu diketahui melalui akun media sosial Borussia Dortmund, di mana klub yang bermarkas di Signal Iduna Park itu mengunggah foto kedua pemain barunya tersebut.

Setelah berhasil mendatangkan pemain baru, tentu saja ada pemain Borussia Dortmund yang berpeluang untuk hengkang. Selain untuk menyeimbangkan skuat, pencoretan pemain untuk digantikan dengan pemain baru juga berfungsi untuk menyeimbangkan keuangan klub agar tidak mengeluarkan dana terlalu besar untuk menggaji para pemainnya.

Tiga Pemain Borussia Dortmund yang Berpeluang Dicoret

Omer Toprak

Nama pertama adalah Omer Toprak, yang memang dianggap tidak bisa memberikan kontribusi pada Borussia Dortmund. Ia pun lebih sering duduk menghangatkan bangku cadangan pemain. Di musim lalu pemain asal Turki itu hanya mampu mencatat 1 penampilan sebagai starting XI, dan 8 penampilan lainnya dia catat dengan masuk sebagai pemain pengganti. Bila Toprak dijual, Borussia Dortmund pun tidak akan merugi. Karena mereka masih memiliki dua bek muda potensial yang lainnya, yakni Manuel Akanji dan Abdou Diallo.

Marius Wolf

Sama seperti Toprak, Marius Wolf juga tidak memberikan kontribusi nyata pada musim lalu. Pada musim 2018/19 dirinya hanya mampu mencatat 10 penampilan sebagai starter, dan 6 penampilan lainnya dia catat dari bangku cadangan. Statistik Wolf juga bisa dibilang cukup buruk, karena ditempatkan di posisi penyerang pemain yang kini masih berusia 23 tahun itu hanya mampu mencatat 1 gol saja. Oleh sebab itu Wolf pun berpotensi untuk dilepas oleh Borussia Dortmund, karena Hazard dan Brandt memiliki naluri menyerang yang lebih baik.

Jacob Bruun Larsen

Musim lalu Jacob Bruun Larsen bisa dibilang mendapat cukup banyak kesempatan bermain. Karena pemain yang kini masih berusia 20 tahun itu berhasil mencatat 24 penampilan. Namun sayang, dirinya hanya mampu mencetak 2 gol meskipun dipasang di posisi penyerang atau lebih tepatnya di winger sebelah kiri. Bagi kamu yang ingin mendapatkan info lebih lanjut mengenai sepak bola dan casino, bisa langsung kunjungi Dothixala.net.

Resmi: Piala Dunia 2022 Qatar Batal Gunakan Format 48 Tim Peserta

Piala Dunia 2018 telah usai, yang di mana menghadirkan Timnas Perancis sebagai juara setelah di final mengalahkan Timnas Kroasia. Ini menjadi gelar Piala Dunia kedua yang diraih oleh Perancis dalam sejarah, setelah yang pertama mereka berhasil meraihnya pada tahun 1998 silam.

Bukan bermaksud melupakan Piala Dunia 2018, akan tetapi saat ini para pecinta sepak bola dunia sudah mulai mengarahkan perhatiannya pada Piala Dunia 2022 yang menurut recana akan berlangsung di Qatar. Pada Piala Dunia 2022 juga FIFA membuka peluang untuk menambah jumlah tim peserta dari 32 tim menjadi 48 tim.

CONMEBOL Minta FIFA Tambah Jumlah Peserta di Piala Dunia

CONMEBOL menjadi federasi pertama yang mengajukan usulan pada FIFA agar Piala Dunia diikuti oleh 48 tim peserta. Presiden FIFA, Gianni Infantino, pun disebut ingin merealisasikan permintaan CONMEBOL selaku federai sepak bola Amerika Selatan itu pada Piala Dunia 2026

Akan tetapi kemudian FIFA melakukan studi kelayakan untuk menggelar Piala Dunia 2022 dengan diikuti oleh 48 tim. Hasilnya FIFA menyimpulkan bahwa menggelar Piala Dunia dengan 48 tim peserta risikonya cukup kecil, sehingga sangat mungkin untuk segera diterapkan pada Piala Dunia 2022.

FIFA Batal Gunakan Format 48 Tim Peserta di Piala Dunia 2022

Akan tetapi pada Rabu (22/05) kemarin FIFA memastikan bahwa mereka batal menggunakan format 48 peserta di Piala Dunia 2022.

“Melalui proses peninjauan secara menyeluruh beserta konsultasi secara komprehensif dengan pemangku kepentingan terkait, disimpulkan bahwa kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menyelenggarakan sesuai proposal (menambah jumlah peserta Piala Dunia 2022),” tulis di laman resmi FIFA.

“Selain itu, FIFA dan Qatar sekali lagi sudah mengeksplorasi kelayakan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia yang diikuti 48 tim peserta dengan menurunkan persyaratan utama tertentu. Dalam hal ini, kesepakatan bersama menyimpulkan bahwa karena tahap persiapan panjang dan kebutuhan untuk penilaian terperinci mengenai potensi dampak logistik pada negara tuan rumah (Piala Dunia), akan memerlukan lebih banyak waktu dan keputusan tidak dapat diambil sebelum batas waktu Juni,” lanjutnya.

Bagi kamu pecandu sepak bola atau Piala Dunia dan ingin tahu lebih lanjut mengenai casino, langsung saja klik Dothixala.net.

Daftar Skuat Baru Timnas Jerman, Tak Ada Nama Toni Kroos dan Ter Stegen

Pelatih kepala Timnas Jerman, Joachim Low telah resmi merilis daftar skuat Der Panzer untuk menghadapi babak kualifikasi Piala Eropa 2020 pada Juni mendatang. Timnas Jerman sendiri akan menjalani pertandingan melawan Belarusia pada 8 Juni, sebelum 3 hari kemudian melawan Estonia. Untuk saat ini Timnas Jerman masih berada di posisi kedua klasemen sementara Grup C babak kualifikasi Piala Eropa, setelah di laga perdana berhasil mengalahkan Belanda dengan skor 3-2 pada bulan Maret yang lalu.

Sementara itu, dalam kesempatan ini banyak terjadi kejutan, karena ada beberapa nama beken yang tidak dipanggil alias dicoret dari tim Der Panzer. Leroy Sane dan Marco Reus kembali masuk ke dalam daftar skuat Timnas Jerman, namun tidak halnya dengan Mario Gotze. Padahal Gotze telah berhasil menunjukkan grafik permainan yang terus meningkat bersama Borussia Dortmund. Kebugaraan Gotze juga telah membaik, meskipun sempat divonis menderita gangguan metabolisme tubuh.

Tidak hanya itu, gelandang andalan Real Madrid, Toni Kroos dan kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen pun dicoret dari skuat Timnas Jerman. Sementara kiper Bayern Munich, Manuel Neuer tetap dipanggil ke dalam skuat meskipun musim ini masih sering menderita cedera. Sedangkan beberapa pemain yang telah lama absen membela Timnas Jerman kembali mendapat panggilan, seperti halnya Bernd Leno, Julian Draxler, dan Jonas Hector.

Berikut Adalah Daftar Skuat Terbaru Timnas Jerman

Kiper: Manuel Neuer (Bayern Munich), Bernd Leno (Arsenal), Kevin Trapp (Eintracht Frankfurt).

Bek: Matthias Ginter (Borussia Monchengladbach), Lukas Klostermann (RB Leipzig), Jonas Hector (Koln), Thilo Kehrer (Paris Saint-Germain), Marcel Halstenberg (RB Leipzig), Niklas Stark (Hertha Berlin), Niklas Sule (Bayern Munich), Nico Schulz (Borussia Dortmund), Jonathan Tah (Bayer Leverkusen).

Gelandang: Julian Brandt (Bayer Leverkusen), Julian Draxler (Paris Saint-Germain), Kai Havertz (Bayer Leverkusen), Leon Goretzka (Bayern Munich), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Serge Gnabry (Bayern Munich), Ilkay Gundogan (Manchester City).

Penyerang: Marco Reus (Borussia Dortmund), Leroy Sane (Manchester City), Timo Werner (RB Leipzig).

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai prediksi sepak bola dan casino, kamu bisa klik Dothixala.net dan dapatkan keuntungannya!

Xavi Hernandes Prediksi Sisa Karier Lionel Messi di Sepak Bola

Siapa yang tidak kenal dengan Lionel Messi? Saya rasa semua pecinta sepak bola kenal dengan sosok pemain asal Argentina yang satu ini. Hal itu tak lepas dari prestasi dan rekor membanggakan yang terus dia cetak bersama Barcelona atau pun Timnas Argentina.

Messi sendiri menjalani laga debut bersama tim senior Barcelona pada tahun 2004 yang lalu. Selama kurang lebih 15 tahun membela Barceloa, pemain berjuluk La Pulga itu telah berhasil mempersembahkan banyak trofi bergengsi, di antaranya adalah 10 gelar juara La Liga, 7 gelar Copa del Rey, dan 4 gelar juara Liga Champions Eropa.

Meskipun tetap menunjukkan penampilan yang mengesankan, namun Messi dinilai sudah tidak segarang di masa lalu. Bukan hal yang mengejutkan, mengingat Messi kini sudah berusia 31 tahun.

Xavi Prediksi Sisa Karier Lionel Messi di Sepak Bola

Sementara itu, menurut mantan rekan setimnya di Barcelona, Xavi Hernandez, Messi masih akan menikmati kejayaan di level sepak bola tertinggi hingga tiga atau empat tahun ke depan. Hal itu ia katakan karena memang Xavi telah mengenal karakter Messi, mengingat mereka telah bermain bersama di Barcelona selama 11 tahun lamanya.

“Leo (panggilan Messi) setidaknya masih memiliki tiga atau empat tahun lagi untuk bersaing di level atas. Karena dia menjaga dirinya sendiri, dia sangat profesional, dia kuat secara fisik, buas secara mental. Dia masih nomor satu di atas segalanya. Tapi tenang saja, karier Messi belum akan berakhir (dalam waktu dekat),” kata Xavi.

Xavi Putuskan Pensiun

Setelah membela bahu membahu bersama Messi membela Barcelona, Xavi yang merupakan pemain akademi La Masia itu harus hengkang meninggalkan Camp Nou pada tahun 2015 yang lalu. Ia kemudian memutuskan untuk bermain bersama Al-Sadd di Liga Qatar. Pada penghujung musim 2018/19, Xavi pun memutuskan untuk pensiun sebagai pemain sepak bola profesional. Di musim terakhir membela Al-Sadd, Xavi berhasil mencatat 25 penampilan di semua kompetisi dan menyumbang 5 gol.

Itulah prediksi Xavi mengenai sisa karier Messi di sepak bola. Nah, bagi kamu yang ingin lihat prediksi sepak bola dan tempat casino terpercaya, silahkan kunjungi Dothixala.net.

Ada Suarez dan Messi, Ini Daftar Skuat Argentina untuk Copa America 2019

Tahun 2019 kali ini akan kembali diramaikan oleh turnamen besar, salah satunya adalah Copa America 2019 yang akan berlangsung di Brasil mulai 14 Juni hingga 7 Juli 2019. Ada yang menarik pada gelaran kali ini, karena Copa America yang sejatinya adalah turnamen antara negara di Amerika Selatan itu juga diikuti oleh Jepang dan Qatar. Kedua negara Asia itu sendiri mengikuti turnamen tersebut setelah mendapat undangan dari CONMEBOL selaku federasi sepak bola Amerika Selatan. Sementara secara total Copa America 2019 akan diikuti oleh 12 tim yang masing-masing akan terbagi ke dalam 4 grup. Sebelum Copa America 2019 dimulai, akan ada baiknya jika kamu daftar Casino online Sbobet di 988bet.

Jelang berlangsungnya turnamen tersebut, tim-tim peserta pun sudah melakukan persiapan dengan matang, terutama dengan memanggil para pemain terbaiknya. Sementara itu baru-baru ini Argentina yang merupakan salah satu kandidat juara juga telah merilis daftar skuat mereka untuk mengikuti Copa America 2019. Dalam daftar yang dikeluarkan oleh federasi sepak bola Argentina, AFA, nama-nama besar masih akan menghiasi skuat seperti Lionel Messi, Paulo Dybala, hingga Sergio Aguero.

Banyak Nama Baru

Selain itu, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, juga memanggil beberapa muka baru yang di mana namanya masih cukup asing bagi para pecinta sepak bola. Sebut saja striker milik River Plate, Matias Suarez, yang secara mengejutkan mampu menyingkirkan nama besar lainnya seperti Gonzalo Higuain (Chelsea) dan Mauro Icardi (Inter Milan).

Hal serupa juga terjadi di sektor penjaga gawang, di mana sang pelatih memilih untuk tak memanggil kiper yang bermain di Eropa. Dirinya justru memanggil kiper dengan nama-nama baru seperti Agustin Marchesin (Club Amerika), Franco Armani (River Plate), dan Esteban Andrada (Boca Junior).

Berikut Adalah Daftar Lengkap Skuat Argentina untuk Copa America 2019

Kiper: Esteban Andrada (Boca Juniors), Agustin Marchesin (Club America), Franco Armani (River Plate)

Bek: Nicolas Otamendi (Manchester City), Renzo Saravia (Racing), Ramiro Funes Mori (Villarreal), Juan Foyth (Tottenham Hotspur), Marcos Acuna (Sporting Lisbon), Nicolas Tagliafico (Ajax), German Pezzella (Fiorentina), Milton Casco (River Plate)

Gelandang: Angel Di Maria (PSG), Exequiel Palacios (River Plate), Giovani Lo Celso (Real Betis), Leandro Paredes (PSG), Rodrigo De Paul (Udinese), Roberto Pereyra (Watford), Guido Rodriguez (Club America)

Penyerang: Lionel Messi (Barcelona), Sergio Aguero (Manchester City), Paulo Dybala (Juventus), Lautaro Martinez (Inter Milan), Matias Suarez (River Plate).

Kurang 3 Tim Lagi, Ini Daftar Sementara Klub yang Lolos Liga Champions Musim 2019/20

Kompetisi Liga Champions musim ini belum sepenuhnya berakhir, karena masih menyisakan laga final yang akan mempertemukan antara dua wakil Inggris, yakni Liverpool melawan Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, 2 Juni mendatang. Bisa dibilang musim ini kompetisi paling bergengsi antar klub Eropa itu berjalan sangat menarik dan disertai dengan banyak kejutan. Kejutan terjadi setelah tim-tim semenjana berhasil menyingkirkan tim-tim besar, seperti halnya Ajax Amsterdam yang berhasil menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar dan kemudian Juventus di babak 8 besar. Selain itu, ada juga comeback bersejarah yang dilakukan oleh tim-tim peserta, seperti halnya saat Manchester United membalikkan keadaan melawan PSG dan Liverpool yang juga membalikkan keadaan melawan Barcelona.

Manchester United yang kalah 0-2 dari PSG di leg pertama seakan tidak lagi memiliki harapan untuk lolos ke babak 8 besar. Namun keajaiban terjadi di Parc de Prince, Manchester United mampu bangkit dan mengalahkan PSG dengan skor 1-3. Kemudian Liverpool juga demikian, klub yang berbasis di Anfield itu seakan tidak lagi memiliki harapan untuk lolos ke partai puncak setelah kalah 3-0 melawan Barcelona pada leg pertama babak semi-final. Namun Liverpool berhasil bangkit dan mengalahkan Barcelona dengan skor 4-0 di leg kedua yang belangsung Anfield.

Peserta Liga Champions Musim Depan Telah Diketahui

Meskipun belum sepenuhnya berakhir, namun tim-tim peserta Liga Champions musim depan sudah mulai bisa diketahui. Hal itu tak lepas dari telah berakhirnya beberapa kompetisi ternama di Eropa. Seperti halnya Liga Inggris yang sudah berakhir pada 12 Mei yang lalu, mereka dipastikan telah meloloskan 4 wakilnya ke Liga Champions berdasarkan posisi akhir di klasemen, yakni Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur. Kemudian di Bundesliga Jerman pun demikian, di mana Bayern Munich yang dipastikan menjadi juara berhasil mendapat satu tiket ke Liga Champions musim depan, didampingi oleh Borussia Dortmund, RB Leipzig, dan Bayer Leverkusen.

Tiga Slot Liga Champions Musim Depan Masih Kosong

Liga Champions musim depan juga masih menyisakan 3 tempat untuk jalur non kualifikasi. Dua slot yang belum pasti itu adalah dari kompetisi Serie A, karena sampai saat ini masih ada 4 tim yang akan memperebutkan dua slot tersebut, di antaranya adalah Atalanta, Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma. Kemudian satu slot lainnya adalah dari kompetisi Liga Premier Rusia, karena Lokomotiv Moscow yang berada di posisi kedua masih akan bersaing dengan FC Krasnodar di posisi ketiga untuk memperebutkan satu slot tersebut.

Daftar Tim yang Dipastikan Lolos ke Liga Champions 2019/20

Inggris: Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.

Italia: Juventus dan Napoli

Spanyol: Barcelona, Atletico Madrid, Real Madrid, dan Valencia.

Jerman: Bayern Munchen, Dortmund, Leipzig, dan Bayer Leverkusen.

Prancis: Paris Saint-Germain dan LOSC Lille

Rusia: Zenit Saint Petersburg

Portugal: Benfica

Ukraina: Shakhtar Donetsk

Belgia: Genk

Turki: Galatasaray

Austria: Salzburg

Melihat keseruannya Liga Champions, segera daftarkan dirimu di Casino Online Sbobet hanya di 988bet.

Rekor Mengenaskan 3 Pelatih Real Madrid di Musim 2018/19

Real Madrid harus mengakhiri kompetisi La Liga musim 2018/19 dengan hasil yang sangat mengenaskan. Berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions, Real Madrid justru hanya mampu menduduki posisi ke-3 di klasemen akhir dengan menelan 12 kekalahan dan mengumpulkan 68 poin. Lebih memalukannya lagi, Real Madrid harus menutup musim 2018/19 dengan menelan kekalahan di kandang, di Santiago Bernabeu dengan skor 0-2 dari Real Betis.

Tanda-tanda kebobrokan Real Madrid di musim ini memang telah tercium sejak awal musim dengan mundurnya Zinedine Zidane, dan digantikan dengan Julen Lopetegui. Sepeninggal Zidane, Real Madrid seakan gagal menunjukkan keperkasaannya dan bahkan di sepanjang musim ini mereka telah melakukan tiga kali pergantian pelatih. Berikut adalah statistik dari masing-masing pelatih.

Julen Lopetegui

Setelah Zidane mengundurkan diri, petinggi Real Madrid memutuskan untuk menunjuk Lopetegui sebagai pelatih. Namun sayang, karier Lopetegui bersama Real Madrid hanya berlangsung selama 10 pertandingan, sebelum akhirnya dia dipecat. Petinggi Real Madrid seakan tidak puas dengan performa Lopetegui yang hanya sanggup mempersembahkan 4 kemenangan dan 2 hasil imbang dari 10 laga yang dijalani. Sepeninggal Lopetegui, Real Madrid kemudian menunjuk pelatih Real Madrid B, Santiago Solari.

Santiago Solari

Di awal kepelatihannya Solari berhasil menunjukkan kinerja yang bagus dengan meraih dua kemenangan secara beruntun. Akan tetapi kekalahan telak Real Madrid dengan skor 0-3 dari Eibar mulai membuat banyak pihak meragukan kualitasnya.

Setelah melatih Real Madrid selama kurang lebih 4 bulan, Solari pun akhirnya dipecat oleh Real Madrid. Selama menangani Los Blancos, Solari hanya mampu mempersembahkan 12 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Sepeninggal Solari, Real Madrid kembali mengangkat Zidane sebagai pelatih.

Zinedine Zidane

Keberhasilan Zidane mempersembahkan 3 trofi Liga Champions secara beruntun untuk Real Madrid membuat banyak pihak optimis dengan kepemimpinannya. Akan tetapi di bawah Zidane, Real Madrid tak kunjung menemukan performa terbaiknya. Pelatih berkepala plontos itu pun hanya mampu mempersembahkan 5 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 4 kali kekalahan dengan persentase kemenangan sebesar 45 persen. Jika ingin mendapat persentase keuntungan yang lebih besar saat bermain Sbobet, ada baiknya segera daftar disini, Winenlose.

Termasuk Manchester United, Ini 5 Tim Besar yang Mendadak Jadi Tim Medioker

Hampir semua kompetisi di Eropa musim 2018/19 telah menyelesaikan semua pertandingannya, termasuk kompetisi terbaik di dunia, Liga Premier Inggris.  Kompetisi kasta tertinggi negeri Ratu Elizabeth itu telah menyelesaikan semua pertandingannya pada 12 Mei yang lalu, dan melahirkan Manchester City sebagai sang juara.

Meskipun telah berakhir, namun banyak pihak yang masih memperbincangkan ketatnya kompetisi Liga Premier Inggris, termasuk juga nasib Manchester United. Karena seperti diketahui, Manchester United dengan nama besarnya justru sering menjadi bahan bully-an para pecinta sepak bola. Bagaimana tidak, Manchester United yang berstatus sebagai tim dengan gelar juara Liga Premier Inggris terbanyak itu tampil melempem dan hanya mampu menyelesaikan kompetisi di posisi ke-6 klasemen akhir.

Akan tetapi Manchester United nampaknya tidak akan sendiri. Karena ada beberapa tim besar lainnya yang juga tampil melempem pada kompetisi musim ini dan berikut adalah lengkapnya.

Manchester United

Nama pertama jelas Manchester United, yang telah disebutkan sebelumnya. Penampilan Manchester United memang sangat jauh dari harapan, bahkan mereka tertinggal 32 poin dari tim sekota, Manchester City yang keluar sebagai juara. Musim ini Manchester United juga mengalami 10 kali kekalahan dan kemasukan total 54 gol. Fakta lainnya pun semakin memperpuruk citra Manchester United, di mana mereka sempat gagal menang dalam 6 pertandingan secara beruntun di semua kompetisi dan hanya mencetak 2 gol. Oleh sebab itu jika tidak ingin mengalami nasib yang sama seperti Manchester United, kamu harus bermain Sbobet hanya disini, Winenlose.

Real Madrid

Real Madrid juga mengalami nasib yang sama dengan Manchester United. Musim ini tim dengan koleksi gelar juara Liga Champions Eropa terbanyak itu hanya mampu mengoleksi 68 poin, dan menjadi perolehan poin terburuk mereka sejak musim 2001/02 yang lalu. Mengenaskannya lagi, Los Blancos juga harus menutup La Liga musim 2018/19 dengan mengalami kekalahan 0-2 dari Real Betis di Santiago Bernabeu.

AS Roma

Musim lalu AS Roma sempat menjadi perhatian publik pecinta sepak bola setelah berhasil menyingkirkan Barcelona melalui comeback dramatis untuk memastikan tiket ke babak semi-final Liga Champions Eropa. Namun sayang, musim ini AS Roma seperti kehilangan arah dan hingga pekan ke-37 mereka hanya mampu duduk di posisi ke-6 dengan koleksi 63 poin.

Fiorentina

Dengan prestasi yang dimilikinya, Fiorentina sempat masuk dalam ‘Magnificient Seven Serie A’. Akan tetapi musim ini tim berjuluk La Viola itu tampil sangat buruk dan bahkan berpeluang terdegradasi ke kompetisi kasta kedua. Karena dengan koleksi 40 poin di pekan ke-37, berarti mereka hanya unggul 3 poin dari Genoa yang berada di posisi ke-18 atau batas akhir zona degradasi.

Schalke 04

Musim lalu Schalke 04 berhasil menyelesaikan kompetisi Bundesliga 2017/18 dengan berada di posisi kedua di bawah Bayern Munich. Akan tetapi musim ini mereka juga harus terpuruk dan menyelesaikan kompetisi dengan berada di posisi ke-14 dengan koleksi 33 poin dan menelan 17 kekalahan.

Prediksi Persebaya Surabaya vs Kalteng Putra, Tuan Rumah Siap Raih Kemenangan Perdana

Pekan ke-2 Liga 1 2019 akan dimulai pada Selasa (21/05), yang ditandai dengan berlangsungnya pertandingan seru antara Persebaya Surabaya melawan Kalteng Putra di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Pada pertandingan itu Persebaya dipastikan akan bermain spartan demi meraih kemenangan perdana di Liga 1 2019.

Persebaya Surabaya

Jelang pertandingan ini Persebaya tidak mendapat modal yang cukup apik, setelah mereka dikalahkan tuan rumah Bali United dengan skor 2-1 pada laga pekan perdana. Pada pertandingan itu skema permainan yang diterapkan oleh pelatih Djadjang Nurdjaman terlihat tak berjalan secara maksimal, dan para pemain Persebaya pun kalah dalam duel perebutan lini tengah.

Maka dari itu, pada pertandingan nanti Djadjang harus mampu membenahi kelemahan yang menjadi sumber utama kekalahan timnya di laga perdana. Diprediksi dia tidak akan melakukan banyak perubahan skema permainan, di mana Damian Lizio nampaknya masih akan dipercaya sebagai playmaker. Untuk lini pertahanan Djadjang nampaknya akan kembali menaruh kepercayaan pada Hansamu Yama Pranata.

Pada pertandingan nanti diprediksi bahawa pemain Persebaya yang bakal menjadi sorotan adalah Irfan Jaya. Karena melalui pergerakan lincahnya pemain bertubuh mungil itu sering kali merepotkan lini pertahanan lawan. Irfan juga sering menjadi pemain yang mampu memberikan perubahan bagi Persebaya jika mereka sedang mengalami kebuntuan.

Jika Irfan adalah pemain andalan Persebaya, maka Sbobet bisa menjadi andalan bagi kamu yang ingin bermain dan mendapatkan keuntungan besar. Untuk itu, silahkan klik Link Sbobet di Winenlose.

Kalteng Putra

Kalteng Putra datang ke Liga 1 2019 sebagai tim promosi, bersama dengan Semen Padang dan PSS Sleman. Meskipun hanya berstatus sebagai tim promosi, namun Kalteng Putra tak bisa diremehkan. Terlebih mereka sudah membuktikan kualitasnya di laga perdana dengan mempermalukan tuan rumah PSIS Semarang dengan skor 1-2.

Akan tetapi Kalteng Putra diprediksi tidak akan bisa memenangkan laga melawan Persebaya dengan mudah. Karena pada laga nanti mereka juga harus menghadapi tekanan yang diberikan dari puluhan ribu suporter Persebaya yang siap memadati Gelora Bung Tomo.

Pada pertandingan nanti pelatih Kalteng Putra, Mario Gomez de Olivera nampaknya akan kembali mengandalkan Yohanes Pahabol di lini depan. Karena Pahabol juga telah membuktikan kualitasnya, di mana dirinya mampu mencetak salah satu gol Kalteng putra ke gawang PSIS.

Head to Head Persebaya Surabaya vs Kalteng Putra

12/10/2017 Persebaya Surabaya 0-1 Kalteng Putra

26/09/2017 Kalteng Putra 1-1 Persebaya Surabaya

Lima Pertandingan Terakhir Persebaya Surabaya

16/05/2019 Bali United 2-1 Persebaya Surabaya

12/05/2019 Persebaya Surabaya 2-1 Persela Lamongan

13/04/2019 Arema Malang 2-0 Persebaya Surabaya

09/04/2019 Persebaya Surabaya 2-2 Arema Malang

07/04/2019 Madura United 2-3 Persebaya Surabaya

Lima Pertandingan Terakhir Kalteng Putra

16/05/2019 PSIS Semarang 1-2 Kalteng Putra

06/04/2019 Kalteng Putra 0-3 Arema Malang

03/04/2019 Arema Malang 3-0 Kalteng Putra

28/03/2019 Persija Jakarta 1-1 Kalteng Putra

16/03/2019 Peripura Jayapura 1-3 Kalteng Putra

Prediksi Line Up Persebaya Surabaya vs Kalteng Putra

Persebaya Surabaya: Miswar Saputra; Mokhamad Syaifudin, Hansamu Yama Pranata, Rachmat Irianto, Ruben Sanadi, Abu Rizal Maulana, Damián Lizio, Muhammad Hidayat, Muhammad Alwi Slamat, Osvaldo Haay, Irfan Jaya.

Pelatih: Djajang Nurjaman.

Kalteng Putra: Dimas Galih Pratama; Kevin Gomes, Yoo Hyun-Goo, Rafael De Jesus Bonfim, Onorionde Kughebe John, I Gede Sukadana, Diogo Campos Gomes, Fajar Handika, Wasyiat Hasbullah, Yohanes Pahabol, Patrich Wanggai.

Pelatih: Mário Gomes De Olivera.

Prediksi Skor Persebaya vs Kalteng Putra: 2 – 0

Prediksi Rostov vs Zenit St. Petersburg, Tim Tamu Diambang Juara

Liga Premier Rusia akan mulai memasuki pekan ke-29 pada akhir pekan ini. Dari sekian banyak pertandingan seru yang bakal tersaji, salah satunya adalah laga yang mempertemukan antara tuan rumah Rostov melawan Zenit St. Petersburg di Rostov Arena, Minggu (18/05) malam mulai pukul 23:00 WIB. Untuk melihat lebih banyak berita bola dan prediksi terpercaya, bisa mengunjungi homepage Dothixala.

Rostov

Saat ini Rostov masih berada di posisi ke-8 klasemen sementara Liga Premier Rusia dengan koleksi 38 poin, hasil dari 9 kemenangan dan 11 kali imbang. Posisi itu pun membuat Rostov tak memiliki kepentingan apa pun pada pertandingan kali ini.

Hanya saja mereka juga dipastikan akan tetap menargetkan kemenangan, terlebih pada pertandingan nanti mereka akan bermain di kandang sendiri. Selain itu, Rostov juga mengusung misi balas dendam setelah di putaran pertama harus mengakui keunggulan Zenit St. Petersburg dengan skor 0 – 2.

Untuk bisa mengalahkan Zenit St. Petersburg, para pemain Rostov harus mengeluarkan semua kemampuan individu mereka. Terlebih para pemain tim tamu memiliki konsentrasi yang buruk jika harus dihadapkan dengan skill individu pemain lawan. Selain itu, Rostov juga bisa memanfaatkan buruknya antisipasi umpan panjang para pemain Zenit St. Petersburg.

Demi bisa mewujudkan ambisinya, pelatih Rostov, Valeri Karpin nampaknya akan menggunakan formasi 3-5-2 dengan mengandalkan Aleksey Ivonov di lini depan. Ivonos juga berstatus sebagai top skor klub dengan koleksi 6 gol.

Zenit St. Petersburg

Zenit St. Petersburg juga tidak lagi memiliki kepentingan pada pertandingan kali ini. Karena mereka juga sudah dipastikan menjadi juara Liga Premier Rusia musim ini.

Akan tetapi Zenit St. Petersburg juga dipastikan akan tetap memainkan kekuatan terbaiknya pada pertandingan kali ini. Mereka seakan tak rela jika tren positfnya selama ini harus dirusak oleh Rostov. Jelang pertandingan ini Zenit St. Petersburg memiliki modal yang meyakinkan di pertandingan terakhir, di mana mereka sukses mengalahkan tim kuat lainnya, CSKA Moskow dengan skor 3 – 1.

Pada pertandingan nanti nampaknya pelatih Zenit St. Petersburg, Sergei Semak akan mengusung formasi 4-4-2 dengan mengandalkan ketajaman Artem Zuba dan Sardar Azmoun di lini depan.

Head to Head Rostovs vs Zenit St. Petersburg

28/01/19 Rostov 0 – 5 Zenit St. Petersburg

25/11/19 Zenit St. Petersburg 2 – 0 Rostov

01/11/18 Rostov 3 – 1 Zenit St. Petersburg

11/03/18 Rostov 0 – 0 Zenit St. Petersburg

27/08/17 Zenit St. Petersburg 0 – 0 Rostov

Lima Pertandingan Terakhir Rostov

15/05/19 Rostov 0 – 2 Lokomotiv Moscow

10/05/19 Dynamo Moscow 0 – 0 Rostov

05/05/19 Rostov 1 – 1 FC Krasnodar

27/04/19 Anzhi 1 – 1 Rostov

24/04/19 Rostov 1 – 2 Lokomotiv Moscow

Lima Pertandingan Terakhir Zenit St. Petersburg

12/05/19 Zenit St. Petersburg 3 – 1 CSKA Moscow

04/05/19 Akhmat Grozny 1 – 1 Zenit St. Petersburg

28/04/19 Zenit St. Petersburg 4 – 2 Krylia Sovetov

24/04/19 Zenit St. Petersburg 2 – 0 Dynamo Moscow

20/04/19 FC Krasnodar 2 – 3 Zenit St. Petersburg

Prediksi Line Up Rostov vs Zenit St. Petersburg

Rostov: Pesjakov; Novoseltev, Sigurdsson, Gatcan, Chernov, Glebov, Popov, Normann, Kalachev, Shomurodov, Ionov

Zenit St. Petersburg: Lunev; Anykov, Ivanovic, Rakitskiy, Zhirkov, Driussi, Barrios, Ozdoev, Shatov, Dzuba, Azmoun

Prediksi Skor Rostov vs Zenit St. Petersburg: 1 – 2