Gelandang Persebaya Surabaya, Elisa Basna secara sengaja melakukan tindakan tidak sportif saat timnya menjalani laga lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-3 melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (11/05) malam WIB. Pada laga itu Elisa dengan sengaja melakukan pelanggaran yang mematikan dengan cara menginjak perut pemain PSIS, Fredyan Wahyu. Pelanggaran itu pun langsung mendapat protes keras dari para pemain PSIS, karena memang apa yang dilakukan oleh Basna sangat membahayakan keselamatan pemain lawan. Namun sayangnya pada laga itu wasit tidak memberikan hukuman yang tegas, dan hanya menghadiahi kartu kuning. Nah, bagi kamu yang ingin mendapat hadiah dan keuntungan dalam jumlah yang besar, mainĀ  saja Joker123 di Safa-TV.net.

Elisa Basna Diserang Warganet

Tak lama setelah pertandingan berakhir, warganet beramai-ramai menyerang akun Instagram Basna. Mayoritas warganet geram dengan periaku Basna di atas lapangan, yang tentu saja dapat menambah citra buruk Liga 1. Tidak hanya dari warganet, para pendukung Persebaya juga murka dengan kelakukan Basna, karena dianggap dapat mencemarkan nama baik klub.

Selain itu, Basna juga tidak menunjukkan rasa penyesalan di atas lapangan setelah melakukan pelanggaran keras kepada Fredyan. Oleh sebab itu, warganet serta suporter Persebaya murka dan menghujat Basna di kolom komentar akun Instagram pribadinya, @ellbaz17.6.9. Sadar dirinya diserang warganet, Basna yang semula tidak mengunci akun Instagramnya langsung mengunci akunnya tersebut.

Basna Sampaikan Permintaan Maaf ke Fredyan Wahyu

Akan tetapi selang dua hari setelah pertandingan, Basna terlihat sudah meminta maaf secara pribadi kepada Fredyan selaku korban kebrutalannya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Basna juga menyebutkan bahwa Fredyan telah memaafkan dirinya. Ia juga tak lupa untuk mendoakan Fredyan agar lekas pulih dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Karena pelanggaran di bagian perut memang sangat membahayakan keselamatan. Sejauh ini sudah ada 2 pemain sepak bola Indonesia yang meninggal dunia akibat terjangan di bagian perut, yakni pemain PKT Bontang, Jumadi Abdi dan pemain Persiraja Banda Aceh, Akli Fairuz. Keduanya harus meregang nyawa tak lama setelah dilanggar dengan keras pada bagian perutnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *