Persib Bandung terpaksa harus menelan pil pahit pada laga pekan ke-11 Liga 1 2019. Menjalani laga tandang melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Persib justru harus menerima kekalahan dengan skor telak 5-1. Pada pertandingan itu bahkan Persib sudah tertinggal dengan skor 2-0 ketika pertandingan baru memasuki menit ke-5, sebelum kemudian gol sundulan Arthur Cunha menutup babak pertama dengan skor 3-0 untuk keunggulan Arema.

Situasi tidak berubah pada babak yang kedua, Arema yang tampil lebih efektif berhasil mencetak 2 gol tambahan, sebelum gol hiburan Persib dari Ferbri Haryadi menutup pertandingan dengan skor 5-1. Kekalahan ini pun dirasa cukup mengejutkan, mengingat Persib memiliki banyak pemain bintang dengan harga mahal di dalam skuatnya. Menurut analisa yang dilakukan, setidaknya ada 3 faktor yang membuat Persib dibantai Arema pada pertandingan kali ini.

Krisis Kiper

Kini Persib tengah mengalami krisis penjaga gawang, setelah dua kiper andalannya, M. Natshir dan Made Wirawan harus menepi karena cedera. Natsir menderita cedera parah ketika laga klasik melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, beberapa pekan yang lalu. Sementara cedera Made Wirawan didapatkan pada laga melawan Bali United di pekan ke-10 Liga 1 2019.

Praktis kini Persib hanya memiliki 1 kiper tersisa, yakni Aqil Savik. Namun kurangnya pengalaman bermain di kompetisi elit membuat Savik tidak mampu berbuat banyak, terlebih dia harus dihadapkan dengan para pemain Arema yang memiliki insting tinggi dalam mencetak gol.

Krisis Bek

Tidak hanya krisis kiper, Persib juga tengah mengalami krisis bek setelah Bojan Malisic harus absen karena alasan akumulasi kartu. Absennya Malisic membuat pelatih Robert Rene Alberts memutuskan untuk memainkan Indra Mustafa di lini pertahanan, berduet dengan Achmad Jufriyanto. Namun Indra Mustafa gagal menjalankan tugasnya dengan baik, bahkan dia beberapa kali melakukan kesalahan fatal yang membuat pemain Arema bisa leluasa mengacak-acak gawang Persib.

Artur Gevorkyan Mati Kutu

Absennya Ezechiel N’Douassel di lini depan memaksa coach Robert memainkan Artur Gevorkyan sebagai ujung tombak. Hanya saja pada pertandingan itu Gevorkyan mati kutu dan tak mampu lepas dari penjagaan para pemain bertahan Arema. Karena itu dia pun ditarik keluar pada awal babak yang kedua untuk digantikan dengan Abdul Aziz.

Kira-kira apa lagi yang menjadi faktor kekalahan Persib pada laga kali ini? Sembari menyimak berita terkini mengenai Persib, gak ada salahnya kamu coba bermain casino di SBOBET dengan cara klik 988bet.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *