Prediksi Atalanta vs Sassuolo, Tuan Rumah Berpeluang ke Liga Champions

Atalanta akan menjalani laga yang cukup berat pada pekan ke-38 Serie A. Karena kali ini mereka akan melawan tim papan tengah, Sassuolo di Stadion Mapei – Citta Del Tricolore, Senin (27/05) dini hari WIB. Laga ini pun dipastikan bakal berlangsung seru, karena tuan rumah dipastikan akan mengincar kemenangan demi bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Atalanta

Saat ini Atalanta berada di posisi ke-3 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 66 poin, hasil dari 19 kemenangan dan 9 kali imbang. Mereka unggul head to head melawan Inter Milan yang ada di posisi keempat juga dengan poin 66.

Jika berhasil meraih kemenangan pada laga kali ini, maka Atalanta dipastikan akan sukses melangkah ke Liga Champions musim depan. Akan tetapi mengalahkan Sassuolo juga bukan perkara yang mudah, meskipun secara head to head Atalanta unggul dengan meraih 4 kali kemenangan dari 5 pertemuan terakhir kedua tim.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Atalanta kemungkinan akan menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan mengandalkan Duvan Zapata sebagai ujung tombak. Karena memang sejauh ini penampilan Zapata cukup apik dan berhasil mencetak 22 gol, unggul 1 gol dari bintang Juventus, Cristiano Ronaldo.

Namun sayangnya pada laga nanti Atalanta dipastikan tidak akan bisa bermain dengan kekuatan terbaiknya. Karena Rafael Tobi harus absen karena cedera dan Hans Hateboer absen karena hukuman kartu. Nah, bagi kamu yang sudah lama absen dari dunia casino, bisa kembali melihat kumpulan artikel casino dan berita bola terpercaya hanya di Cialislos.com.

Sassuolo

Di sisi lain kini Sassuolo berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 43 poin, hasil dari 9 kemenangan dan 16 kali imbang. Posisi itu pun membuat Sassuolo tidak lagi memiliki kepentingan pada laga kali ini. Karena apa pun hasilnya tidak akan berpengaruh pada Sassuolo.

Akan tetapi Sassuolo juga dipastikan ingin mengakhiri Serie A musim ini dengan catatan yang manis, dengan mengalahkan Atalanta di kandangnya. Untuk bisa mewujudkan hal itu, Sassuolo kemungkinan besar bakal menggunakan formasi 4-3-3. Mereka akan mengandalkan trio Domenico Berardi, Filip Djuricic, dan Jeremie Boga di lini depan. Kemudian di lini tengah mereka akan mengandalkan Magnanelli.

Sama seperti Atalanta, pada laga nanti Sassuolo juga dipastikan tidak akan bermain dengan kekuatan terbaiknya, karena Giangiacomo Magnani, Federico Peluso, dan Stefano Sensi dipastikan absen karena alasan cedera.

Head to Head Atalanta vs Sassuolo

30/12/2018 Sassuolo 2-6 Atalanta

28/01/2018 Sassuolo 0-3 Atalanta

21/12/2017 Atalanta 2-1 Sassuolo

11/09/2017 Atalanta 2-1 Sassuolo

09/04/2017 Atalanta 1-1 Sassuolo

Lima Pertandingan Terakhir Atalanta

20/05/2019 Juventus 1-1 Atalanta

16/05/2019 Atalanta 0-2 Lazio

12/05/2019 Atalanta 2-1 Genoa

06/05/2019 Atalanta 1-3 Atalanta

30/04/2019 Atalanta 2-0 Udinese

Lima Pertandingan Terakhir Sassuolo

19/05/2019 Sassuolo 0-0 AS Roma

13/05/2019 Torino 3-2 Sassuolo

06/05/2019 Sassuolo 2-2 Frosinone

30/04/2019 Fiorentina 0-1 Sassuolo

21/04/2019 Udinese 1-1 Sassuolo

Prediksi Line Up Atalanta vs Sassuolo

Atalanta: Gollini; Gosens, Masiello, Mancini, Hateboer, Freuler, Palomino, De Roon, Gomez, Zapata, Ilicic.

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Sassuolo: Consigli; Rogerio, Ferrari, Merih, Lirola, Locatelli, Magnanelli, Duncan, Boga, Djuricic, Berardi.

Pelatih:  Roberto De Zerbi.

Prediksi Line Up Atalanta vs Sassuolo: 2-0

Prediksi Torino vs Lazio, Tuan Rumah Incar Tiket Eropa

Torino akan menjalani laga pekan ke-38 Serie A dengan melawan Lazio di Stadio Olimpico Grande Torino, Minggu (27/05) malam mulai pukul 20:00 WIB.  Laga ini pun dipastikan bakal berlangsung seru, karena tuan rumah masih berambisi raih tiket ke Liga Europa musim depan.

Torino

Saat ini Torino masih berada di posisi ke-7 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 60 poin, hasil dari 15 kemenangan dan 15 hasil imbang. Kondisi itu membuat mereka masih berpeluang untuk meraih tiket ke Liga Europa musim depan, karena hanya terpaut 3 poin dari AS Roma yang berada di posisi ke-6 atau batas terakhir zona Eropa.

Untuk mewujudkan ambisi itu, mereka harus mampu mengalahkan Lazio pada laga nanti. Akan tetapi mengalahkan Lazio juga bukan perkara yang mudah, mereka juga tak memiliki rekor yang mengesankan melawan Lazio. Dari lima pertemuan terakhir, Torino hanya mampu meraih 1 kemenangan dan menelan 2 kali kekalahan.

Pada laga kali ini Torino kemungkinan bakal menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan mengandalkan Andrea Belotti di lini depan. Karena memang sejauh ini Belotti masih berstatus sebagai top skor klub dengan koleksi 15 gol. Namun sayangnya pada laga nanti Torino tidak bisa memainkan Koffi Djidji karena menderita cedera.

Lazio

Kemudian Lazio, yang di mana saat ini mereka masih berada di posisi ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 59 poin, tertinggal 1 poin di bawah Torino. Akan tetapi sudah tidak ada lagi yang bakal diperebutkan oleh Lazio pada pertandingan kali ini, kecuali hanya harga diri.

Namun mengalahkan Torino di kandangnya juga bukan perkara yang mudah. Karena mereka juga akan melawan tekanan dari ribuan suporter Torino yang memadati stadion. Untuk mengatasi hal itu, Lazio kemungkinan bakal memainkan formasi 3-5-2. Pelatih Simone Inzaghi memang sengaja menumpuk pemain di lini tengah untuk meredam agresifitas Torino. Karena dengan demikian para pemain Torino dipastikan tidak akan bisa leluasa memainkan bola di lini tengah.

Namun sama seperti Torino, pada laga nanti Lazio juga dipastikan tidak akan memainkan pemain terbaiknya. Karena Jordan Lukaku dan Valon Berisha dipastikan absen karena cedera. Kemudian Joaquin Correa harus absen karena hukuman kartu. Bagi kamu yang ingin bermain casino, langsung saja klik Dothixala.net.

Head to Head Torino vs Lazio

30/12/2018 Lazio 1-1 Torino

30/04/2018 Torino 0-1 Lazio

12/12/2017 Lazio 1-3 Torino

14/03/2017 Lazio 3-1 Torino

24/10/2016 Torino 2-2 Lazio

Lima Pertandingan Terakhir Torino

19/05/2019 Empoli 4-1 Torino

13/05/2019 Torino 3-2 Sassuolo

04/05/2019 Juventus 1-1 Torino

29/04/2019 Torino 2-0 AC Milan

21/04/2019 Genoa 0-1 Torino

Lima Pertandingan Terakhir Lazio

21/05/2019 Lazio 3-3 Bologna

16/05/2019 Atalanta 0-2 Lazio

12/05/2019 Cagliari 1-2 Lazio

06/05/2019 Lazio 1-3 Atalanta

29/04/2019 Sampdoria 1-2 Lazio

Prediksi Line Up Torino vs Lazio

Torino: Sirigu; Moretti, Izzo, N’Koulou, Aina, Meite, Rincon, De Silvestri, Baselli, Alex Berenguer, Belotti.

Pelatih: Walter Mazzarri.

Lazio: Proto; Radu, Acerbi, Luiz Felipe, Lulic, Luis Alberto, Badelj, Parolo, Marusic, Correa, Caicedo.

Pelatih: Simone Inzaghi.

Prediksi Skor Torino vs Lazio: 2-1

Prediksi PSIS Semarang vs Persija Jakarta, Tim Tamu On Fire

Pekan ke-2 Liga 1 2019 akan kembali menyuguhkan pertandingan seru, di mana kali ini PSIS Semarang akan melawan Persija Jakarta di Stadion Madya, Magelang, Minggu (26/05) malam mulai pukul 20:30 WIB. Laga ini pun dipastikan bakal berlangsung seru dan menarik.

PSIS Semarang

Saat ini PSIS tengah berambisi untuk meraih kemenangan perdana di Liga 1 2019. Karena pada laga pekan perdana diluar dugaan mereka harus menyerah 1-2 dari tim promosi, Kalteng Putra di depan pendukungnya sendiri.

Pada pertandingan itu terlihat bahwa lini belakang PSIS memiliki koordinasi yang buruk. Wallace Costa yang tampil apik di lini belakang tidak diimbangi dengan penampilan rekan-rekannya yang lain. Alhasil Kalteng Putra mampu mencetak 2 gol, masing-masing melalui Yohannes Pahabol dan Rafael de Jesus.

Pada pertandingan nanti pelatih PSIS, Jafri Sastra diwajibkan melakukan pembenahan jika tidak ingin malu untuk yang kedua kalinya. Terlebih pada laga nanti yang mereka hadapi adalah Persija Jakarta, tim yang lebih berkualitas dan juga juara bertahan di Liga 1. Untuk bisa memenangkan pertandingan, coach Jafri nampaknya akan memainkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Silvio Escobar.

Persija Jakarta

Persija datang ke Magelang dengan kepercayaan diri yang tinggi setelah di laga perdana mereka mampu mengimbangi tuan rumah sekaligus tim kuat, Barito Putera dengan skor 1-1. Pada pertandingan itu bahkan Persija mampu unggul lebih dulu melalui gol dari Marko Simic.

Pada pertandingan melawan PSIS pun Persija diprediksi akan meneruskan performa apiknya. Simic masih akan menjadi andalan tim Macan Kemayoran di lini depan, ditemani oleh Riko Simanjuntak di sisi sayap sebelah kanan dan Novri Setiawan di sisi sayap sebelah kiri.

Pada pertandingan nanti lini tengah Persija yang diisi oleh Rohit Chand wajib memenangi duel dengan gelandang PSIS untuk bisa menguasai lini tengah. Jika lini tengah berhasil dikuasai, Persija dipastikan akan tampil mendominasi pada pertandingan nanti.

Head to Head PSIS Semarang vs Persija Jakarta

19/09/2018 Persija Jakarta 1-0 PSIS Semarang

20/04/2018 PSIS Semarang 1-4 Persija Jakarta

08/02/2015 PSIS Semarang 0-1 Persija Jakarta

Lima Pertandingan Terakhir PSIS Semarang

16/05/2019 PSIS Semarang 1-2 Kalteng Putra

17/03/2019 PSIS Semarang 1-0 PSM Makassar

11/03/2019 Kalteng Putra 0-1 PSIS Semarang

07/03/2019 PSIS Semarang 1-3 Persipura Jayapura

24/02/2019 PSIS Semarang 1-4 Bhayangkara FC

Lima Pertandingan Terakhir Persija Jakarta

20/05/2019 Barito Putera 1-1 Persija Jakarta

16/05/2019 Persija Jakarta 6-1 Shan United

05/05/2019 Persija Jakarta 1-0 Bali United

02/05/2019 Becamex Binh Duong 3-1 Persija Jakarta

26/04/2019 Bali United 2-1 Persija Jakarta

Prediksi Line Up PSIS Semarang vs Persija Jakarta

PSIS Semarang: Joko Ribowo; Safrudin Tahar, Wallace Costa, Fauzan Fajri, Fredyan Wahyu, Patrick Mota, Tegar Infantrie, Bayu Nugroho, Hari Nur Yulianto, Komarodin, Silvio Escobar.

Pelatih: Jafri Sastra.

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Dany Saputra, Maman Abdurrahman, Steven Paulle, Ismed Sofyan, Sandi Sute, Rohit Chand, Ramdani Lestaluhu, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Marko Simic.

Pelatih: Ivan Kolev.

Prediksi Skor PSIS Semarang vs Persija Jakarta: 0-1

Kalau mau prediksi yang lebih akurat dan tertarik bermain casino, langsung saja kunjungi Dothixala.net.

Kedatangan Thorgan Hazard dan Julian Brandt, Dortmund Berpeluang Coret 3 Pemain Ini

Borussia Dortmund mengambil langkah cepat pada bursa transfer pemain musim panas 2019 kali ini. Karena klub berjuluk Die Borussian itu kini telah resmi mendapatkan dua pemain baru, yakni Thorgan Hazard dari Bayer Monchengladbach dan Julian Brandt dari Bayer Leverkusen. Kepastian itu diketahui melalui akun media sosial Borussia Dortmund, di mana klub yang bermarkas di Signal Iduna Park itu mengunggah foto kedua pemain barunya tersebut.

Setelah berhasil mendatangkan pemain baru, tentu saja ada pemain Borussia Dortmund yang berpeluang untuk hengkang. Selain untuk menyeimbangkan skuat, pencoretan pemain untuk digantikan dengan pemain baru juga berfungsi untuk menyeimbangkan keuangan klub agar tidak mengeluarkan dana terlalu besar untuk menggaji para pemainnya.

Tiga Pemain Borussia Dortmund yang Berpeluang Dicoret

Omer Toprak

Nama pertama adalah Omer Toprak, yang memang dianggap tidak bisa memberikan kontribusi pada Borussia Dortmund. Ia pun lebih sering duduk menghangatkan bangku cadangan pemain. Di musim lalu pemain asal Turki itu hanya mampu mencatat 1 penampilan sebagai starting XI, dan 8 penampilan lainnya dia catat dengan masuk sebagai pemain pengganti. Bila Toprak dijual, Borussia Dortmund pun tidak akan merugi. Karena mereka masih memiliki dua bek muda potensial yang lainnya, yakni Manuel Akanji dan Abdou Diallo.

Marius Wolf

Sama seperti Toprak, Marius Wolf juga tidak memberikan kontribusi nyata pada musim lalu. Pada musim 2018/19 dirinya hanya mampu mencatat 10 penampilan sebagai starter, dan 6 penampilan lainnya dia catat dari bangku cadangan. Statistik Wolf juga bisa dibilang cukup buruk, karena ditempatkan di posisi penyerang pemain yang kini masih berusia 23 tahun itu hanya mampu mencatat 1 gol saja. Oleh sebab itu Wolf pun berpotensi untuk dilepas oleh Borussia Dortmund, karena Hazard dan Brandt memiliki naluri menyerang yang lebih baik.

Jacob Bruun Larsen

Musim lalu Jacob Bruun Larsen bisa dibilang mendapat cukup banyak kesempatan bermain. Karena pemain yang kini masih berusia 20 tahun itu berhasil mencatat 24 penampilan. Namun sayang, dirinya hanya mampu mencetak 2 gol meskipun dipasang di posisi penyerang atau lebih tepatnya di winger sebelah kiri. Bagi kamu yang ingin mendapatkan info lebih lanjut mengenai sepak bola dan casino, bisa langsung kunjungi Dothixala.net.

Resmi: Piala Dunia 2022 Qatar Batal Gunakan Format 48 Tim Peserta

Piala Dunia 2018 telah usai, yang di mana menghadirkan Timnas Perancis sebagai juara setelah di final mengalahkan Timnas Kroasia. Ini menjadi gelar Piala Dunia kedua yang diraih oleh Perancis dalam sejarah, setelah yang pertama mereka berhasil meraihnya pada tahun 1998 silam.

Bukan bermaksud melupakan Piala Dunia 2018, akan tetapi saat ini para pecinta sepak bola dunia sudah mulai mengarahkan perhatiannya pada Piala Dunia 2022 yang menurut recana akan berlangsung di Qatar. Pada Piala Dunia 2022 juga FIFA membuka peluang untuk menambah jumlah tim peserta dari 32 tim menjadi 48 tim.

CONMEBOL Minta FIFA Tambah Jumlah Peserta di Piala Dunia

CONMEBOL menjadi federasi pertama yang mengajukan usulan pada FIFA agar Piala Dunia diikuti oleh 48 tim peserta. Presiden FIFA, Gianni Infantino, pun disebut ingin merealisasikan permintaan CONMEBOL selaku federai sepak bola Amerika Selatan itu pada Piala Dunia 2026

Akan tetapi kemudian FIFA melakukan studi kelayakan untuk menggelar Piala Dunia 2022 dengan diikuti oleh 48 tim. Hasilnya FIFA menyimpulkan bahwa menggelar Piala Dunia dengan 48 tim peserta risikonya cukup kecil, sehingga sangat mungkin untuk segera diterapkan pada Piala Dunia 2022.

FIFA Batal Gunakan Format 48 Tim Peserta di Piala Dunia 2022

Akan tetapi pada Rabu (22/05) kemarin FIFA memastikan bahwa mereka batal menggunakan format 48 peserta di Piala Dunia 2022.

“Melalui proses peninjauan secara menyeluruh beserta konsultasi secara komprehensif dengan pemangku kepentingan terkait, disimpulkan bahwa kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menyelenggarakan sesuai proposal (menambah jumlah peserta Piala Dunia 2022),” tulis di laman resmi FIFA.

“Selain itu, FIFA dan Qatar sekali lagi sudah mengeksplorasi kelayakan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia yang diikuti 48 tim peserta dengan menurunkan persyaratan utama tertentu. Dalam hal ini, kesepakatan bersama menyimpulkan bahwa karena tahap persiapan panjang dan kebutuhan untuk penilaian terperinci mengenai potensi dampak logistik pada negara tuan rumah (Piala Dunia), akan memerlukan lebih banyak waktu dan keputusan tidak dapat diambil sebelum batas waktu Juni,” lanjutnya.

Bagi kamu pecandu sepak bola atau Piala Dunia dan ingin tahu lebih lanjut mengenai casino, langsung saja klik Dothixala.net.

Daftar Skuat Baru Timnas Jerman, Tak Ada Nama Toni Kroos dan Ter Stegen

Pelatih kepala Timnas Jerman, Joachim Low telah resmi merilis daftar skuat Der Panzer untuk menghadapi babak kualifikasi Piala Eropa 2020 pada Juni mendatang. Timnas Jerman sendiri akan menjalani pertandingan melawan Belarusia pada 8 Juni, sebelum 3 hari kemudian melawan Estonia. Untuk saat ini Timnas Jerman masih berada di posisi kedua klasemen sementara Grup C babak kualifikasi Piala Eropa, setelah di laga perdana berhasil mengalahkan Belanda dengan skor 3-2 pada bulan Maret yang lalu.

Sementara itu, dalam kesempatan ini banyak terjadi kejutan, karena ada beberapa nama beken yang tidak dipanggil alias dicoret dari tim Der Panzer. Leroy Sane dan Marco Reus kembali masuk ke dalam daftar skuat Timnas Jerman, namun tidak halnya dengan Mario Gotze. Padahal Gotze telah berhasil menunjukkan grafik permainan yang terus meningkat bersama Borussia Dortmund. Kebugaraan Gotze juga telah membaik, meskipun sempat divonis menderita gangguan metabolisme tubuh.

Tidak hanya itu, gelandang andalan Real Madrid, Toni Kroos dan kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen pun dicoret dari skuat Timnas Jerman. Sementara kiper Bayern Munich, Manuel Neuer tetap dipanggil ke dalam skuat meskipun musim ini masih sering menderita cedera. Sedangkan beberapa pemain yang telah lama absen membela Timnas Jerman kembali mendapat panggilan, seperti halnya Bernd Leno, Julian Draxler, dan Jonas Hector.

Berikut Adalah Daftar Skuat Terbaru Timnas Jerman

Kiper: Manuel Neuer (Bayern Munich), Bernd Leno (Arsenal), Kevin Trapp (Eintracht Frankfurt).

Bek: Matthias Ginter (Borussia Monchengladbach), Lukas Klostermann (RB Leipzig), Jonas Hector (Koln), Thilo Kehrer (Paris Saint-Germain), Marcel Halstenberg (RB Leipzig), Niklas Stark (Hertha Berlin), Niklas Sule (Bayern Munich), Nico Schulz (Borussia Dortmund), Jonathan Tah (Bayer Leverkusen).

Gelandang: Julian Brandt (Bayer Leverkusen), Julian Draxler (Paris Saint-Germain), Kai Havertz (Bayer Leverkusen), Leon Goretzka (Bayern Munich), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Serge Gnabry (Bayern Munich), Ilkay Gundogan (Manchester City).

Penyerang: Marco Reus (Borussia Dortmund), Leroy Sane (Manchester City), Timo Werner (RB Leipzig).

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai prediksi sepak bola dan casino, kamu bisa klik Dothixala.net dan dapatkan keuntungannya!

Xavi Hernandes Prediksi Sisa Karier Lionel Messi di Sepak Bola

Siapa yang tidak kenal dengan Lionel Messi? Saya rasa semua pecinta sepak bola kenal dengan sosok pemain asal Argentina yang satu ini. Hal itu tak lepas dari prestasi dan rekor membanggakan yang terus dia cetak bersama Barcelona atau pun Timnas Argentina.

Messi sendiri menjalani laga debut bersama tim senior Barcelona pada tahun 2004 yang lalu. Selama kurang lebih 15 tahun membela Barceloa, pemain berjuluk La Pulga itu telah berhasil mempersembahkan banyak trofi bergengsi, di antaranya adalah 10 gelar juara La Liga, 7 gelar Copa del Rey, dan 4 gelar juara Liga Champions Eropa.

Meskipun tetap menunjukkan penampilan yang mengesankan, namun Messi dinilai sudah tidak segarang di masa lalu. Bukan hal yang mengejutkan, mengingat Messi kini sudah berusia 31 tahun.

Xavi Prediksi Sisa Karier Lionel Messi di Sepak Bola

Sementara itu, menurut mantan rekan setimnya di Barcelona, Xavi Hernandez, Messi masih akan menikmati kejayaan di level sepak bola tertinggi hingga tiga atau empat tahun ke depan. Hal itu ia katakan karena memang Xavi telah mengenal karakter Messi, mengingat mereka telah bermain bersama di Barcelona selama 11 tahun lamanya.

“Leo (panggilan Messi) setidaknya masih memiliki tiga atau empat tahun lagi untuk bersaing di level atas. Karena dia menjaga dirinya sendiri, dia sangat profesional, dia kuat secara fisik, buas secara mental. Dia masih nomor satu di atas segalanya. Tapi tenang saja, karier Messi belum akan berakhir (dalam waktu dekat),” kata Xavi.

Xavi Putuskan Pensiun

Setelah membela bahu membahu bersama Messi membela Barcelona, Xavi yang merupakan pemain akademi La Masia itu harus hengkang meninggalkan Camp Nou pada tahun 2015 yang lalu. Ia kemudian memutuskan untuk bermain bersama Al-Sadd di Liga Qatar. Pada penghujung musim 2018/19, Xavi pun memutuskan untuk pensiun sebagai pemain sepak bola profesional. Di musim terakhir membela Al-Sadd, Xavi berhasil mencatat 25 penampilan di semua kompetisi dan menyumbang 5 gol.

Itulah prediksi Xavi mengenai sisa karier Messi di sepak bola. Nah, bagi kamu yang ingin lihat prediksi sepak bola dan tempat casino terpercaya, silahkan kunjungi Dothixala.net.

Ada Suarez dan Messi, Ini Daftar Skuat Argentina untuk Copa America 2019

Tahun 2019 kali ini akan kembali diramaikan oleh turnamen besar, salah satunya adalah Copa America 2019 yang akan berlangsung di Brasil mulai 14 Juni hingga 7 Juli 2019. Ada yang menarik pada gelaran kali ini, karena Copa America yang sejatinya adalah turnamen antara negara di Amerika Selatan itu juga diikuti oleh Jepang dan Qatar. Kedua negara Asia itu sendiri mengikuti turnamen tersebut setelah mendapat undangan dari CONMEBOL selaku federasi sepak bola Amerika Selatan. Sementara secara total Copa America 2019 akan diikuti oleh 12 tim yang masing-masing akan terbagi ke dalam 4 grup. Sebelum Copa America 2019 dimulai, akan ada baiknya jika kamu daftar Casino online Sbobet di 988bet.

Jelang berlangsungnya turnamen tersebut, tim-tim peserta pun sudah melakukan persiapan dengan matang, terutama dengan memanggil para pemain terbaiknya. Sementara itu baru-baru ini Argentina yang merupakan salah satu kandidat juara juga telah merilis daftar skuat mereka untuk mengikuti Copa America 2019. Dalam daftar yang dikeluarkan oleh federasi sepak bola Argentina, AFA, nama-nama besar masih akan menghiasi skuat seperti Lionel Messi, Paulo Dybala, hingga Sergio Aguero.

Banyak Nama Baru

Selain itu, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, juga memanggil beberapa muka baru yang di mana namanya masih cukup asing bagi para pecinta sepak bola. Sebut saja striker milik River Plate, Matias Suarez, yang secara mengejutkan mampu menyingkirkan nama besar lainnya seperti Gonzalo Higuain (Chelsea) dan Mauro Icardi (Inter Milan).

Hal serupa juga terjadi di sektor penjaga gawang, di mana sang pelatih memilih untuk tak memanggil kiper yang bermain di Eropa. Dirinya justru memanggil kiper dengan nama-nama baru seperti Agustin Marchesin (Club Amerika), Franco Armani (River Plate), dan Esteban Andrada (Boca Junior).

Berikut Adalah Daftar Lengkap Skuat Argentina untuk Copa America 2019

Kiper: Esteban Andrada (Boca Juniors), Agustin Marchesin (Club America), Franco Armani (River Plate)

Bek: Nicolas Otamendi (Manchester City), Renzo Saravia (Racing), Ramiro Funes Mori (Villarreal), Juan Foyth (Tottenham Hotspur), Marcos Acuna (Sporting Lisbon), Nicolas Tagliafico (Ajax), German Pezzella (Fiorentina), Milton Casco (River Plate)

Gelandang: Angel Di Maria (PSG), Exequiel Palacios (River Plate), Giovani Lo Celso (Real Betis), Leandro Paredes (PSG), Rodrigo De Paul (Udinese), Roberto Pereyra (Watford), Guido Rodriguez (Club America)

Penyerang: Lionel Messi (Barcelona), Sergio Aguero (Manchester City), Paulo Dybala (Juventus), Lautaro Martinez (Inter Milan), Matias Suarez (River Plate).

Kurang 3 Tim Lagi, Ini Daftar Sementara Klub yang Lolos Liga Champions Musim 2019/20

Kompetisi Liga Champions musim ini belum sepenuhnya berakhir, karena masih menyisakan laga final yang akan mempertemukan antara dua wakil Inggris, yakni Liverpool melawan Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, 2 Juni mendatang. Bisa dibilang musim ini kompetisi paling bergengsi antar klub Eropa itu berjalan sangat menarik dan disertai dengan banyak kejutan. Kejutan terjadi setelah tim-tim semenjana berhasil menyingkirkan tim-tim besar, seperti halnya Ajax Amsterdam yang berhasil menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar dan kemudian Juventus di babak 8 besar. Selain itu, ada juga comeback bersejarah yang dilakukan oleh tim-tim peserta, seperti halnya saat Manchester United membalikkan keadaan melawan PSG dan Liverpool yang juga membalikkan keadaan melawan Barcelona.

Manchester United yang kalah 0-2 dari PSG di leg pertama seakan tidak lagi memiliki harapan untuk lolos ke babak 8 besar. Namun keajaiban terjadi di Parc de Prince, Manchester United mampu bangkit dan mengalahkan PSG dengan skor 1-3. Kemudian Liverpool juga demikian, klub yang berbasis di Anfield itu seakan tidak lagi memiliki harapan untuk lolos ke partai puncak setelah kalah 3-0 melawan Barcelona pada leg pertama babak semi-final. Namun Liverpool berhasil bangkit dan mengalahkan Barcelona dengan skor 4-0 di leg kedua yang belangsung Anfield.

Peserta Liga Champions Musim Depan Telah Diketahui

Meskipun belum sepenuhnya berakhir, namun tim-tim peserta Liga Champions musim depan sudah mulai bisa diketahui. Hal itu tak lepas dari telah berakhirnya beberapa kompetisi ternama di Eropa. Seperti halnya Liga Inggris yang sudah berakhir pada 12 Mei yang lalu, mereka dipastikan telah meloloskan 4 wakilnya ke Liga Champions berdasarkan posisi akhir di klasemen, yakni Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur. Kemudian di Bundesliga Jerman pun demikian, di mana Bayern Munich yang dipastikan menjadi juara berhasil mendapat satu tiket ke Liga Champions musim depan, didampingi oleh Borussia Dortmund, RB Leipzig, dan Bayer Leverkusen.

Tiga Slot Liga Champions Musim Depan Masih Kosong

Liga Champions musim depan juga masih menyisakan 3 tempat untuk jalur non kualifikasi. Dua slot yang belum pasti itu adalah dari kompetisi Serie A, karena sampai saat ini masih ada 4 tim yang akan memperebutkan dua slot tersebut, di antaranya adalah Atalanta, Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma. Kemudian satu slot lainnya adalah dari kompetisi Liga Premier Rusia, karena Lokomotiv Moscow yang berada di posisi kedua masih akan bersaing dengan FC Krasnodar di posisi ketiga untuk memperebutkan satu slot tersebut.

Daftar Tim yang Dipastikan Lolos ke Liga Champions 2019/20

Inggris: Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.

Italia: Juventus dan Napoli

Spanyol: Barcelona, Atletico Madrid, Real Madrid, dan Valencia.

Jerman: Bayern Munchen, Dortmund, Leipzig, dan Bayer Leverkusen.

Prancis: Paris Saint-Germain dan LOSC Lille

Rusia: Zenit Saint Petersburg

Portugal: Benfica

Ukraina: Shakhtar Donetsk

Belgia: Genk

Turki: Galatasaray

Austria: Salzburg

Melihat keseruannya Liga Champions, segera daftarkan dirimu di Casino Online Sbobet hanya di 988bet.

Rekor Mengenaskan 3 Pelatih Real Madrid di Musim 2018/19

Real Madrid harus mengakhiri kompetisi La Liga musim 2018/19 dengan hasil yang sangat mengenaskan. Berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions, Real Madrid justru hanya mampu menduduki posisi ke-3 di klasemen akhir dengan menelan 12 kekalahan dan mengumpulkan 68 poin. Lebih memalukannya lagi, Real Madrid harus menutup musim 2018/19 dengan menelan kekalahan di kandang, di Santiago Bernabeu dengan skor 0-2 dari Real Betis.

Tanda-tanda kebobrokan Real Madrid di musim ini memang telah tercium sejak awal musim dengan mundurnya Zinedine Zidane, dan digantikan dengan Julen Lopetegui. Sepeninggal Zidane, Real Madrid seakan gagal menunjukkan keperkasaannya dan bahkan di sepanjang musim ini mereka telah melakukan tiga kali pergantian pelatih. Berikut adalah statistik dari masing-masing pelatih.

Julen Lopetegui

Setelah Zidane mengundurkan diri, petinggi Real Madrid memutuskan untuk menunjuk Lopetegui sebagai pelatih. Namun sayang, karier Lopetegui bersama Real Madrid hanya berlangsung selama 10 pertandingan, sebelum akhirnya dia dipecat. Petinggi Real Madrid seakan tidak puas dengan performa Lopetegui yang hanya sanggup mempersembahkan 4 kemenangan dan 2 hasil imbang dari 10 laga yang dijalani. Sepeninggal Lopetegui, Real Madrid kemudian menunjuk pelatih Real Madrid B, Santiago Solari.

Santiago Solari

Di awal kepelatihannya Solari berhasil menunjukkan kinerja yang bagus dengan meraih dua kemenangan secara beruntun. Akan tetapi kekalahan telak Real Madrid dengan skor 0-3 dari Eibar mulai membuat banyak pihak meragukan kualitasnya.

Setelah melatih Real Madrid selama kurang lebih 4 bulan, Solari pun akhirnya dipecat oleh Real Madrid. Selama menangani Los Blancos, Solari hanya mampu mempersembahkan 12 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Sepeninggal Solari, Real Madrid kembali mengangkat Zidane sebagai pelatih.

Zinedine Zidane

Keberhasilan Zidane mempersembahkan 3 trofi Liga Champions secara beruntun untuk Real Madrid membuat banyak pihak optimis dengan kepemimpinannya. Akan tetapi di bawah Zidane, Real Madrid tak kunjung menemukan performa terbaiknya. Pelatih berkepala plontos itu pun hanya mampu mempersembahkan 5 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 4 kali kekalahan dengan persentase kemenangan sebesar 45 persen. Jika ingin mendapat persentase keuntungan yang lebih besar saat bermain Sbobet, ada baiknya segera daftar disini, Winenlose.