Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2022, Indonesia Tempati Grup ‘Unik’

Drawing putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia baru saja dilangsungkan di markas AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (17/07) malam WIB. Pada undian tersebut Indonesia berada di pot 5, yang berarti dianggap sebagai tim terlemah berdasarkan peringkat terbaru FIFA. Kondisi itu membuat Indonesia berpeluang berada di grup neraka yang dihuni oleh tim-tim kuat Asia seperti China, Irak, Korea Utara, hingga Australia.

Namun beruntung pada undian kali ini hal tersebut tidak terjadi, di mana berdasarkan hasil drawing Indonesia berada di Grup G yang disebut-sebut sebagai grup terunik. Karena pada grup itu Indonesia tergabung dengan negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan satu negara dari Timur Tengah, Uni Emirat Arab. Banyak dihuni tim-tim asal Asia Tenggara membuat Indonesia memiliki peluang yang cukup besar untuk melaju ke babak selanjutnya di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Karena Indonesia sudah memiliki cukup pengalaman bermain melawan Malaysia, Thailand, dan Vietnam di berbagai kejuaraan, sehingga tim Garuda memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kekuataan ketiga tim tersebut.

Nantinya juara dari masing-masing grup dan empat runner-up terbaik akan lolos ke putaran ketiga babak kualifiaksi Piala Dunia 2022, serta dipastikan lolos ke Piala Asia 2023 yang akan dilangsungkan di China. Putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia akan dilangsungkan mulai 5 September sampai 9 Juni 2020 mendatang.

Berikut Adalah Hasil Drawing Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia

Grup A: China, Suriah, Filipina, Maladewa, Guam

Grup B: Australia, Yordania, Chinese Taipei, Kuwait, Nepal

Grup C: Iran, Irak, Bahrain, Hong Kong, Kamboja

Grup D: Arab Saudi, Uzbekistan, Palestina, Yaman, Singapura

Grup E: Bangladesh, Oman, India, Afghanistan, Qatar

Grup F: Jepang, Kirgistan, Tajikistan, Myanmar, Mongolia

Grup G: UEA, Vietnam, Thailand, Malaysia, Indonesia

Grup H: Korea Selatan, Lebanon, Korea Utara, Turkmenistan, Sri Lanka

Untuk mengetahui update informasi seputar kualifikasi Piala Dunia 2022 terus kunjungi Beosjapan.com dan pasang prediksi terbaikmu di 988bet. Untuk mendapat lebih banyak keuntungan, silahkan simak tips&triknya hanya di Dothixala.net.

Prediksi PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, Duel Seru Lini Depan

Pekan ke-9 Liga 1 2019 akan diramaikan oleh pertandingan berkelas antara PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya di Stadion Andi Mattalata, Makassar, Rabu (17/06) malam mulai pukul 18:30 WIB. Pada pertandingan ini dipastikan bakal terjadi adu tajam antara lini depan kedua tim.

PSM Makassar

Untuk saat ini PSM Makassar masih berada di posisi ke-8 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 10 poin, hasil 3 kemenangan dan 1 hasil imbang dari 5 pertandingan yang dijalani. Apabila berhasil mengalahkan Persebaya, PSM dipastikan bakal naik ke urutan 4 klasemen menggusur tim Bajul Ijo.

Jelang pertandingan ini PSM memiliki modal yang cukup apik, setelah di pertandingan terakhir mampu mengalahkan tim kuat lainnya Bhayangkara FC dengan skor tipis 2-1. Pada pertandingan itu kedua gol PSM dicetak oleh Marc Klok dan Ferdinand Sinaga. Keduanya pun dipastikan bakal menjadi andalan pada pertandingan nanti. Jasa Klok sangat dibutuhkan untuk mengatur lini tengah PSM, sementara aksi Ferdinand sangat dinantikan untuk bisa mengobrak-abrik lini pertahanan Persebaya.

Meskipun lebih diunggulkan dan menjadi tuan rumah, namun PSM dipastikan tidak bisa dengan mudah mengalahkan Persebaya. Karena tim asal Jawa Timur itu juga memiliki bek yang cukup kokoh duet antara Hansamu Yama Pranata dan Otavio Dutra. Pada pertandingan nanti PSM kemungkinan bakal kembali memainkan formasi 4-3-3 dengan menempatkan trio Wiljan Pluim, Ferdinand Sinaga, dan Rahmat Syamsudin di lini depan.

Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya kini berada di urutan ke-4 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin, hasil dari 3 kemenangan dan 3 kali imbang. Apabila berhasil memenangkan pertandingan kali ini, tim Bajul Ijo dipastikan bakal naik ke urutan 3 klasemen menggusur Madura United.

Hanya saja tidak seperti PSM, jelang pertandingan ini Persebaya justru harus menelan kekalahan di laga terakhir melawan PSS Sleman dengan skor 2-1. Pada pertandingan itu Persebaya sebenarnya mendapat banyak peluang emas, hanya saja mereka tidak mampu memanfaatkannya dengan maksimal. Oleh sebab itu pelatih Djadjang Nurdjaman dituntut untuk mampu membenahi lini depannya jelang pertandingan kali ini. Terlebih melawan PSM di kandangnya bukan hal yang mudah, dan mereka dipastikan tidak akan banyak mendapat peluang emas untuk mencetak gol.

Namun bukan berarti tanpa peluang, Persebaya masih bisa mengalahkan PSM dengan catatan bermain disiplin dan fokus di sepanjang pertandingan. Mereka tidak boleh membuat kesalahan di dekat kotak penalti, mengingat PSM memiliki banyak eksekutor handal bola mati. Pada pertandingan ini Persebaya kemungkinan bakal kembali mengandalkan formasi 4-3-3 dengan menjadikan Damian Lizio sebagai pusat serangan.

Head to Head PSM Makassar vs Persebaya Surabaya

10/11/2018 Persebaya Surabaya 3-0 PSM Makassar

09/06/2018 PSM Makassar 1-0 Persebaya Surabaya

20/05/2014 Persebaya Surabaya 4-0 PSM Makassar

02/05/2014 PSM Makassar 0-2 Persebaya Surabaya

24/04/2011 PSM Makassar 4-0 Persebaya Surabaya

Lima Pertandingan Terakhir PSM Makassar

13/07/2019 PSM Makassar 2-1 Bhayangkara FC

07/07/2019 Madura United FC 2-1 PSM Makassar

04/07/2019 Madura United FC 2-0 PSM Makassar

30/06/2019 PSM Makassar 1-0 Madura United FC

26/06/2019 PSM Makassar 2-1 Becamex Binh Duong FC

Lima Pertandingan Terakhir Persebaya Surabaya

13/07/2019 PSS Sleman 2-1 Persebaya Surabaya

09/07/2019 Persebaya Surabaya 2-2 Barito Putera

05/07/2019 Persebaya Surabaya 4-0 Persib Bandung

01/07/2019 Persebaya Surabaya 3-2 Persela Lamongan

27/06/2019 Madura United FC 2-1 Persebaya Surabaya

Prediksi Line Up PSM Makassar vs Persebaya Surabaya

PSM Makassar (4-3-3): Hilmansyah; Asnawi Mangkualam, Aaron Evans, Abdul Rahman, Taufik Hidayat; Rasyid Bakri, Marc Klok, Rizkiy Pellu; Wiljan Pluim, Ferdinand Sinaga, Rahmat Syamsudin.

Persebaya Surabaya (4-3-3): Miswar Saputra; M. Syaifuddin, Otavio Dutra, Hansamu Yama Pranata, Ruben Sanadi; Fandi Eko Utomo, Damian Lizio, M. Hidayat; Irfan Jaya, Jalilov, Osvaldo Haay.

Prediksi Skor PSM Makassar vs Persebaya Surabaya: 2 – 0

Untuk kamu yang ingin mendapat banyak keuntungan dalam bermain poker atau casino, langsung saja bergabung dengan 988bet. Untuk kamu yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut follow akun Twitter 988bet, @988bet.

Napoli Resmi Datangkan Kostas Manolas dari AS Roma

Bursa transfer masih dibuka, dan pergeliatan jual beli pemain semakin memanas. Karena semua klub berlomba-lomba untuk memperbaiki kualitas skuatnya dengan mendatangkan beberapa pemain baru. Ada juga klub yang berusaha memangkas pengeluaran gaji mereka dengan membuang pemain yang dianggap tidak mampu memberikan kontribusi positif untuk tim.

Baru-baru ini perhatian para pecinta sepak bola tertuju pada drama transfer Antoine Griezmann, yang kini telah resmi berseragam Barcelona setelah didatangkan dari Atletico Madrid dengan nilai transfer sebesar 120 juta euro atau sekitar 1,9 triliun rupiah. Terlepas dari itu, Napoli juga baru saja berhasil meresmikan salah satu pemain incarannya, yakni Kostas Manolas.

Napoli Resmi Datangkan Kostas Manolas

Menurut laporan dari Football Italia, Napoli resmi mendatangkan Manolas dari AS Roma dengan biaya transfer sebesar 36 juta euro atau setara dengan 568 miliar rupiah. Kabar bergabungnya Manolas juga diperkuat oleh postingan terbaru presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, di akun Twitter pribadinya.

“Selamat datang Kostas (Manolas),” tulis Aurelia melalui akun @ADeLaurentiis.

Napoli sendiri diyakini mengontrak Manolas hingga lima musim ke depan atau sampai musim panas 2024. Mengenai gaji, klub asal Naples, Italia itu dilaporkan akan membayar Manolas sebesar 3,5 juta euro atau setara 56 miliar rupiah per musim.

Kedatangan Manolas, Koulibaly Berpeluang Hengkang

Akan tetapi dengan kedatangan Manolas membuat Kalidou Koulibaly semakin berpeluang untuk hengkang meninggalkan Napoli pada bursa transfer musim panas tahun ini. Karena dengan penampilan apiknya di sepanjang musim lalu, kini Koulibaly tengah menjadi incaran banyak klub ternama dunia.

Namun bek internasional Senegal itu juga memiliki peluang untuk bertahan bersama Napoli. Jika memang hal itu terjadi, bisa dipastikan i Partenopei akan memiliki lini pertahanan yang sangat kokoh pada musim depan. Duet Manolas dan Koulibaly dipastikan bakal sulit ditembus, terlebih musim lalu tidak ada satu pun pemain yang mampu menggiring bola melewati Koulibaly.

Patut ditunggu, apakah Koulibaly bakal bertahan atau memilih hengkang pada musim panas tahun ini. Semua masih bisa terjadi sebelum bursa transfer musim panas resmi ditutup.

Untuk kamu yang gak mau rugi dalam bermain poker atau casino, langsung saja kunjungi 988bet.biz dan segera daftarkan dirimu untuk bergabung bersama 988bet.

3 Pemain Ini Berpotensi Jadi Korban Kedatangan Antoine Griezmann ke Barcelona

Setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang, Barcelona akhirnya resmi mendatangkan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid dengan harga sebesar 120 juta euro atau setara 1,9 triliun rupiah. Barcelona sendiri telah setuju untuk mengontrak Griezmann selama 5 musim atau hingga musim panas 2024 mendatang dengan kalusul pelepasan mencapai angka 800 juta euro atau setara dengan 12,7 triliun rupiah.

Kehadiran Griezmann dipastikan akan membuat lini depan Barcelona tampil semakin mengerikan pada musim depan. Hanya saja kedatangan pemain internasional Perancis itu juga akan membuat posisi beberapa pemain lainnya terancam. Berikut adalah 3 pemain yang posisinya terancam akibat kedatangan Griezmann.

Malcom

Antoine Griezmann dipastikan akan menjadi pilihan utama di lini depan, menemani Lionel Messi di sayap kiri dan Luis Suarez sebagai striker tengah. Dengan demikian Malcom dipastikan semakin jarang mendapat kesempatan bermain, karena musim lalu saja mantan pemain Bordeaux itu hanya mampu mencatat 24 penampilan dan mencetak 4 gol. Oleh sebab itu bukan tidak mungkin Barcelona akan menjualnya pada musim panas tahun ini demi menutupi biaya transfer Griezmann.

Ousmane Dembele

Ousmane Dembele sempat di gadang-gadang bakal menjadi pemain terbaik di masa depan usai menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama Timnas Perancis di Piala Eropa 2016. Penampilan Dembele terus meningkat ketika dirinya bermain bersama Borussia Dortmund. Melihat performa apiknya, Barcelona tergoda untuk mendatangkan sang pemain dan klub berjuluk Blaugrana itu benar-benar mendatangkan Dembele pada musim panas 2017.

Hanya saja selama bermain untuk Barcelona ia gagal menunjukkan penampilan terbaiknya dan justru lebih sering masuk ke ruang perawatan karena menderita cedera. Musim lalu Dembele hanya mampu mencatat 42 penampilan dan mencetak 14 gol. Penampilannya yang tidak konsisten dan seringnya menderita cedera bukan tidak mungkin akan membuat Barcelona melepasnya pada musim panas tahun ini, terlebih setelah mereka mendatangkan Griezmann.

Philippe Coutinho

Sejak didatangkan dari Liverpool pada musim dingin 2018 yang lalu, Philippe Coutinho tak kunjung menemukan penampilan terbaiknya bersama Barcelona. Oleh sebab itu dirinya lebih banyak duduk di bangku cadangan pada paruh musim perdananya. Pada musim lalu Coutinho diberi lebih banyak kesempatan bermain hingga dirinya mencatat 54 penampilan, namun pemain asal Brasil itu tak kunjung menunjukkan ketajamannya dengan hanya mencetak 11 gol. Posisi Coutinho pun semakin terjepit setelah Barcelona mendatangkan Griezmann, terlebih dia memiliki tipikal permainan yang serupa.

Untuk kamu yang biasa bermain judi online, langsung saja bergabung dengan agen terpercaya hanya di 988bet. Caranya mudah, kamu tinggal klik 988bet.biz.

Barcelona Resmi Datangkan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid

Barcelona menjalani musim yang tidak menyenangkan pada kompetisi musim 2018/19 kemarin. Meskipun berhasil juara La Liga, namun mereka harus menerima kenyataan yang cukup menyakitkan di Liga Champions Eropa dan Copa del Rey. Di Liga Champions Eropa mereka harus merasakan pahitnya disingkirkan Liverpool di babak semi-final dengan agregat 4-3, padahal di laga leg pertama yang berlangsung di Camp Nou mereka sukses menang dengan skor 3-0. Sementara di Copa del Rey mereka harus mengakui keunggulan Valencia dengan skor 2-1.

Tidak ingin mengulangi nasib buruk di musim lalu, Barcelona pun berbenah pada bursa transfer musim panas tahun 2019 kali ini. Beberapa waktu yang lalu mereka telah meresmikan pembelian Frankie de Jong dari Ajax Amsterdam.

Barcelona Resmi Datangkan Antoine Griezmann

Baru-baru ini atau lebih tepatnya pada Jum’at (12/07) Barcelona resmi mendatangkan striker andalan Atletico Madrid, Antoine Griezmann dengan harga sebesar 120 juta euro atau setara dengan 1,9 triliun rupiah. Kepastian ini seakan menyudahi drama transfer yang terjadi antara Atletico Madrid dan juga Barcelona. Berhasil ditebus dengan nilai transfer yang cukup tinggi, Barcelona langsung mengikat Griezmann dengan kontrak selama 5 tahun atau hingga musim panas 2024 mendatang.

Klausul Pelepasan Griezmann di Barcelona Tidak Masuk Akal

Tidak hanya itu, Barcelona juga memagari Griezmann dengan klausul pelepasan yang sangat tidak masuk akal, yakni menyentuh angka 800 juta euro atau setara dengan 12,7 triliun rupiah. Tentu saja dengan harga setinggi itu tidak akan ada klub yang bersedia membajak Griezmann dari Barcelona.

Griezmann memang pemain yang cukup bernilai, terlebih dirinya berhasil menunjukkan penampilan yang cukup konsisten dalam beberapa musim terakhir bersama Atletico Madrid. Griezmann yang didatangkan Atletico Madrid dari Real Sociedad pada musim panas 2014 yang lalu berhasil mencatat 257 penampilan di semua kompetisi dan mencetak 133 gol selama berkarier dengan pasukan Los Cholconeros. Dirinya juga berhasil mempersembahkan beberapa trofi bergengsi untuk Atletico Madrid, seperti Liga Europa, UEFA Super Cup, hingga Supercopa Spanyol.

Untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dan bonus dalam bermain judi online, langsung saja daftarkan dirimu di 988bet dengan cara mengunjungi 988bet.biz.

Blunder Konyol Kiper Senegal Nyaris Hancurkan Mimpi Sadio Mane di Piala Afrika

Sadio Mane berhasil menjalani musim yang indah bersama Liverpool. Selain dinobatkan sebagai top skor Liga Premier Inggris 2018/19 dengan koleksi 22 gol, pemain internasional Senegal itu juga sukses menjadi bagian Liverpool ketika menjuarai Liga Champions Eropa 2018/19.

Setelah berhasil meraih kesuksesan di level klub, Mane memulai asa untuk merajut mimpi dengan menjadi juara Piala Afrika 2019 bersama Timnas Senegal. Impian ini terasa sangat spesial, mengingat Timnas Senegal belum pernah menjadi juara Piala Afrika di sepanjang sejarah keikutsertaannya. Bahkan saking spesialnya, Mane rela menukar trofi Liga Champions dengan trofi Piala Afrika.

“Saya akan menukar gelar Liga Champions dengan kemenangan di Piala Afrika. Ini merupakan mimpi terbesar saya,” kata Mane kala itu.

Mimpi Sadio Mane Nyaris Sirna

Akan tetapi mimpi Mane nyaris hancur ketika Senegal melawan Benin pada pertandingan babak perempat-final Piala Afrika 2019, Rabu (10/07). Karena pada pertandingan itu kiper Timnas Senegal, Alfred Gomis melakukan kesalahan fatal yang nyaris berujung pada gol bunuh diri.

Kejadian bermula ketika kiper Timnas Benin, Saturnin Allagbe melakukan tendangan jarak jauh ke daerah pertahanan Senegal. Bola kemudian jatuh di kaki bek kiri Senegal, Youssouf Sabaly yang kemudian memilih untuk back pass ke Gomis. Mendapat umpan back pass, Gomis yang berada di bawah tekanan pemain Benin berusaha langsung melakukan operan ke rekan setimnya yang berada di sebelah kanan pertahanan. Namun sayang sepakannya tidak sempurna dan bola justru bergulir menuju ke gawang Senegal. Namun beruntung, bola hanya melenceng tipis dari gawang Senegal dan skor pun tidak berubah masih 0-0.

Senegal Kalahkan Benin

Terlepas dari blunder Gomis, pada laga tersebut Senegal berhasil mengalahkan Benin dengan skor tipis 1-0. Pada laga tersebut gol tunggal Senegal dicetak oleh Idrissa Gana Gueye pada menit ke-69, memanfaatkan umpan matang dari Mane. Kemenangan ini pun mengantarkan Senegal lolos ke babak semi-final Piala Afrika 2019 dan akan berjumpa dengan Tunisia.

Untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak kesempatan menang dalam bermain judi online, langsung saja kunjungi 988bet.org dan bergabung dengan 988bet.

Jadi Pemain Terbaik Copa America 2019, 3 Klub Ini Incar Dani Alves

Dani Alves berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama Timnas Brasil di Copa America 2019. Bahkan tak tangung-tanggung, ia pun dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen setelah memainkan peran besar atas keberhasilan Brasil merengkuh trofi Copa America 2019. Tentu saja prestasi tersebut membuat banyak klub tertuju kepadanya, terlebih kini Alves juga berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama PSG berakhir pada musim panas 2019.

Menurut UOL Esporte, kini bek sayap berusia 36 tahun itu tengah menjadi incaran 3 klub papan atas La Liga. Liga Spanyol juga bukan kompetisi yang asing untuk Alves, mengingat dirinya menghabiskan hampir seluruh kariernya untuk membela tim-tim asal Spanyol. Berikut adalah 3 tim yang tertarik untuk mendatangkan Alves pada bursa transfer musim panas 2019.

Atletico Madrid

Atletico Madrid kini sedang membutuhkan tambahan pemain di lini belakang. Hal itu setelah mereka kehilangan salah satu bek terbaiknya, Lucas Hernandez yang memilih untuk hengkang dan bergabung bersama Bayern Munich. Dengan kemampuan dan pengalamannya, Alves dinilai sangat cocok untuk menggantikan peran Lucas Hernandez di lini belakang Atletico Madrid pada musim depan.

Barcelona

Selain Atletico Madrid, Barcelona juga diketahui menjadikan Alves sebagai salah satu pemain incaran di musim panas 2019 kali ini. Barcelona bukanlah klub yang asing bagi Alves, mengingat dirinya pernah membela klub berjuluk Blaugrana itu selama kurang lebih 8 musim. Bersama Barcelona ia berhasil meraih banyak gelar juara bergengsi, mulai dari Copa del Rey, La Liga, hingga Liga Champions. Meskipun kini sudah menginjak usia senja sebagai pemain sepak bola, namun pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, dikabarkan terbuka untuk menerima kepulangan Alves ke Camp Nou.

Sevilla

Yang terakhir adalah Sevilla, klub yang juga pernah dibela oleh Alves sebelum dirinya bergabung bersama Barcelona. Bersama Sevilla pemain kelahiran Bahia, Brasil itu sukses meraih gelar juara Copa del Rey dan Piala UEFA. Dengan persaingan di dalam tim yang tidak begitu ketat dan mempertimbangkan kondisi fisiknya, pindah ke Sevilla bisa menjadi opsi terbaik bagi Alves.

Untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dalam bermain judi online, langsung saja kunjungi 988bet.me dan bergabung dengan agen 988bet. Dapatkan bonus besar di setiap pekannya.

Detik-Detik Gabriel Jesus Ngamuk dan Hancurkan VAR di Final Copa America 2019

Striker andalan Timnas Brasil, Gabriel Jesus terlihat sangat marah setelah mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah dari wasit pada menit ke-70 di laga final Copa America 2019 melawan Peru yang berlangsung di Stadion Maracana, Senin (08/07) pagi WIB.  Kartu kuning kedua diberikan wasit setelah pemain milik Manchester City itu dianggap melakukan duel udara yang cukup membahayakan dengan pemain peru.

Gabriel Jesus Mengamuk

Gabriel Jesus seakan tidak percaya dia mendapat kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan pertandingan. Karena memang dirinya merasa tidak melakukan pelanggaran kepada pemain Peru dalam duel udara. Ia pun sempat melayangkan protes keras kepada wasit, namun sang pengadil lapangan tidak bergeming dan tetap teguh dengan keputusannya. Melihat wasit tetap dengan pendiriannya, ia pun terlihat sangat emosi dan melayangkan pukulan kepada bench wasit ketika berjalan menuju ke lorong ruang ganti.

Tidak berhenti sampai disitu, pemain berusia 22 tahun itu juga mengamuk dan berusaha merusak monitor VAR dengan cara mendorongnya. Beruntung perangkat peralatan canggih itu tidak ambruk setelah ditahan oleh salah satu perangkat pertandingan.

Gabriel Jesus Menangis

Kemudian beredar dalam sebuah tayangan yang menunjukkan bahwa Gabriel Jesus menangis dan tertunduk di tangga menuju ke lorong ruang ganti, sembari mengeluarkan kata-kata umpatan. Ia tampaknya masih sangat emosi dan tidak puas dengan keputusan sang pengadil lapangan.

Di sisi lain, pada laga final itu sendiri Brasil berhasil mengalahkan Peru dengan skor meyakinkan 3-1. Pada pertandingan itu gol pertama Brasil dicetak oleh Everton Soares pada menit ke-15 sebelum kemudian disamakan oleh pemain Peru, Paolo Guerrero melalui eksekusi 12 pas menit ke-44.

Akan tetapi hasil imbang tak berselang lama, setelah empat menit kemudian atau memasuki masa injury time babak yang pertama Gabriel Jesus berhasil mencetak gol kedua untuk Brasil. Kemenangan Brasil disempurnakan melalui gol Richarlison dari titik putih pada menit ke-90. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Brasil menjadi juara Copa America untuk yang ke-9 kalinya.

Bagi kamu yang suka bermain poker atau casino, langsung saja bergabung dengan 988bet untuk mendapat lebih banyak keuntungan. Caranya pun mudah, karena kamu tinggal daftarkan diri dengan mengunjungi situs 988bet.biz.

Resmi! Inilah Jadwal Pekan Pertama dan Derby Perdana di La Liga 2019/20

REFF selaku federasi sepak bola tertinggi di Spanyol baru saja secara resmi merilis jadwal pertandingan La Liga musim 2019/20 mendatang. Menurut jadwal yang dirilis, laga pekan perdana La Liga akan dilangsungkan satu bulan lagi atau tepatnya pada 18 Agustus 2019 mendatang. Meskipun di pekan perdana, namun para pecinta sepak bola Spanyol akan langsung disuguhi pertandingan syarat akan gengsi antara Athletic Bilbao melawan Barcelona di San Mames, Kamis (18/08). Sebagai tuan rumah, tentu saja Athletic Bilbao akan berusaha mati-matian untuk mengalahkan Barcelona yang berstatus sebagai juara bertahan La Liga, dan hal itu lah yang diyakini akan membuat pertandingan semakin seru. Atheltic Bilbao dan Barcelona juga merupakan dua dari tiga tim yang tidak pernah terdegradasi dari kompetisi papan atas Spanyol di sepanjang sejarah.

Runner-up La Liga musim lalu, Atletico Madrid dipastikan akan menjalani laga pekan perdana dengan melawan Getafe di hari yang sama. Sementara tim bertabur pemain bintang, Real Madrid akan memulai era kedua Zinedine Zidane dengan melawan RC Celta Vigo di Balaidos, Kamis (18/08). Dengan perbedaan kualitas yang cukup mencolok, Los Blancos diprediksi akan langsung pesta gol di laga pekan perdana La Liga.

Beralih ke pertandingan bertajuk El Clasiso, di mana laga bergengsi dan penuh drama yang mempertemukan antara Barcelona dan Real Madrid itu akan dilangsungkan pada 27 Oktober 2019 di Camp Nou. Sementara laga El Clasico jilid dua akan dilangsungkan di Santiago Bernabeu pada 1 Maret 2020 mendatang.

Di musim 2019/20 kompetisi La Liga juga akan menghadirkan beberapa laga antar tim sekota atau derby. Derby pertama di La Liga akan berlangsung pada laga pekan ke-3, di mana Athletic Bilbao akan menjalani laga melawan Real Sociedad dalam pertandingan bertajuk derby Bosque. Sementara untuk derby Madrid jilid pertama antara Atletico Madrid melawan Real Madrid akan dilangsungkan di Wanda Metropolitano, 29 September 2019.

Mau mendapat lebih banyak keuntungan dari permainan poker atau casino? Langsung saja kunjungi 988bet.biz dan bergabung dengan 988bet.

Lolos ke Final, Inilah 4 Bintang Timnas Peru yang Layak Diperebutkan Klub Eropa

Timnas Peru berhasil membuat kejutan dengan lolos ke babak final Copa America 2019, setelah di babak semi-final mengalahkan sang juara bertahan, Chile dengan skor 0-3. Kemenangan ini pun tentu saja tak lepas dari permainan apik yang ditunjukkan oleh para pemain Peru. Setidaknya ada 4 pemain Timnas Peru yang bermain menonjol pada gelaran Copa America 2019 kali ini, dan mereka pun layak untuk diperebutkan klub-klub Eropa yang menjadi kiblat kompetisi di dunia. Untuk menyimak ulasan lengkapnya, langsung saja simak yang di bawah ini.

Yoshimar Yotun

Nama pertama pemain Peru yang patut diperebutkan klub-klub Eropa adalah gelandang Yoshimar Yotun. Yotun yang kini bermain bersama klub Meksiko, Cruz Azul, berhasil memainkan peran sebagai gelandang modern. Karena tidak hanya piawai dalam mensuplai bola ke lini depan dan membantu serangan, Yotun juga bisa diandalkan ketika tim sedang dalam keadaan tertekan. Bahkan determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh Yotun mampu membuat gelandang Chile sekelas Arturo Vidal mati kutu di lini tengah. Meskipun bukan seorang striker, namun Yotun juga memiliki insting yang cukup baik dalam mencetak gol, dan hal itu dia buktikan melalui golnya di laga melawan Chile.

Edinson Flores

Kemudian ada nama pemain sayap Peru yang memiliki kecepatan, Edinson Flores. Pemain yang kini membela klub Meksiko, Monarcas Morelia itu juga memiliki insting yang cukup tinggi dalam hal mencetak gol. Sejauh gelaran Copa America 2019 kali ini Flores mampu mencetak 2 gol, di mana salah satu golnya dia cetak di babak semi-final melawan Chile. Padahal pada laga itu Flores hanya bermain selama 50 menit.

Luis Abram

Luis Abram memiliki kemampuan yang cukup lengkap sebagai seorang pemain belakang. Dengan tinggi 181 cm dan masih berusia 23 tahun, tentu saja Abraham adalah sosok pemain yang cukup layak untuk diperebutkan klub-klub Eropa. Dia juga memiliki mental juara karena pernah meraih dua gelar juara Lia Peru ketika masih memperkuat Sporting Cristal Lima.

Miguel Trauco

Yang terakhir adalah Miguel Trauco, bek kiri yang juga berhasil menunjukkan penampilan apiknya di Copa America 2019. Meskipun tidak memiliki kemampuan untuk memenangkan duel satu lawan satu, namun dengan disiplin tinggi yang dia terapkan dalam setiap pertandingan, Miguel menjadi pemain yang cukup istimewa. Meskipun dengan kemampuan yang cukup mengesankan, namun dirinya hanya dibanderol sebesar 24 miliar rupiah.

Bagi kamu yang hobi bermain poker atau casino dan mau dapat untung yang besar, langsung saja bergabung dengan 988bet dengan cara mengunjungi 988bet.biz.